Jumlah semua uang yang Anda pinjam adalah apa yang biasa dikenal sebagai beban utang Anda. Untuk menentukan apakah Anda menanggung beban lebih berat dari kemampuan Anda, Anda harus menghitung rasio utang/pendapatan atau rasio "utang terhadap pendapatan" dengan membandingkan jumlah utang Anda dengan jumlah pendapatan Anda.
Memahami Beban Utang
Ikuti empat langkah sederhana berikut:
1. Hitung semua pembayaran utang bulanan Anda. Jika Anda tidak memiliki pembayaran bulanan tetap, salah satu caranya adalah dengan memperkirakan pembayaran bulanan Anda sebesar 4 persen dari jumlah total yang harus Anda bayar.
2. Ambil pendapatan kotor tahunan Anda (jumlah total yang Anda hasilkan per tahun sebelum pajak dan potongan lainnya dikeluarkan) dan bagi dengan 12 — itulah pendapatan bulanan Anda.
3. Ambil total pembayaran utang bulanan Anda dan dibagi dengan pendapatan bulanan Anda.
4. Pindahkan titik desimal dua digit ke kanan untuk menjadikannya persentase — itulah rasio utang/pendapatan Anda.
Jika rasio utang/pendapatan adalah sebesar 10 persen atau kurang, berarti bahwa keuangan Anda sangat sehat, dan rasio dalam kisaran 10 hingga 20 persen menunjukkan kredit yang baik. Pada tingkat 20 persen atau lebih, saatnya untuk menilai beban utang Anda. Seseorang dengan rasio utang/pendapatan yang tinggi akan lebih sulit untuk menabung dan memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mendapatkan pinjaman dari kreditur. Kalaupun ada kreditur yang mau memberikan pinjaman, mereka cenderung mengenakan suku bunga yang lebih tinggi.
- Aset – Segala sesuatu yang Anda miliki, meliputi termasuk rumah, kendaraan, furnitur; apa pun yang bisa dijual.
- Liabilitas – Segala sesuatu yang masuk dalam utang Anda, termasuk hipotek Anda, saldo kartu kredit, bunga, pinjaman pendidikan maupun pinjaman dari keluarga dan teman-teman, serta berbagai jenis pinjaman lainnya.
Memprioritaskan Pinjaman
Meskipun tidak ada yang namanya “satu solusi untuk semua” jika terkait dengan urusan utang, ada dua cara utama untuk berhasil mengelola membayar pinjaman Anda. Pertimbangkan implikasi dari situasi keuangan Anda sebelum memilih metode: kemudian tetaplah menggunakan metode tersebut.
- Metode ‘Bola Salju’ Utang – metode ini menyusutkan utang dengan cara memprioritaskan cicilan utang berdasarkan besarannya. Dengan membayar pinjaman yang lebih kecil terlebih dahulu, Anda akan dapat melunasinya dengan lebih cepat, dan mengalami efek psikologis yang dikenal dengan istilah ‘efek bola salju’. Banyak orang merasa lebih termotivasi untuk melunasi pinjaman jika mereka dapat melihat kemajuan yang terlihat secara langsung.
- Metode Longsoran Utang – Melunasi utang melalui metode longsoran utang berarti terlebih dahulu melakukan pembayaran minimum atas setiap utang, kemudian menggunakan sisa uang untuk mulai melunasi utang yang memiliki suku bunga tertinggi. Setelah Anda melunasi utang suku bunga tertinggi Anda, atasi utang dengan bunga tertinggi berikutnya. Menggunakan metode ini dapat membuat pembayaran utang menjadi lebih cepat sekaligus mengurangi suku bunga secara keseluruhan.
Bagikan